Rizki (24) yang turun di Stasiun Manggarai, Jakarta, Rabu (6/2/2008), misalnya, mengaku agak pesimistis. Dia meminta PT KA meningkatkan pelayanannya saja daripada menyemprot penumpang nakal.
"Saya sih setuju-setuju saja kalau untuk perbaikan pelayanan. Sayangnya itu belum terjadi. Belum ada perbaikan pelayanan berarti," kata Rizki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Dewi (20) mengaku setuju dengan tindakan PT KA. Namun dia mengaku belum tahu ada informasi razia.
"Saya sih selama ini bayar terus dan nggak pernah naik atap kereta. Jadi itu nggak berpengaruh bagi saya," ujarnya sambil tertawa.
Petugas di Stasiun Manggarai sejak pukul 07.00 WIB terus menerus mengumumkan kepada penumpang untuk membeli tiket. Pengumuman juga ditujukan kepada pengamen dan pedagang asongan agar mereka tidak kena tilang.
Selain razia di pagi hari, PT KA rencananya juga akan menggelar razia sore hari. Sedikitnya 50 petugas dikerahkan untuk menertibkan penumpang.
(umi/sss)










































