Namun ibu-ibu yang sebagian menggendong anak itu bukan hendak berdemo. Mereka sedang mengantre minyak goreng murah.
Meski diwarnai rintik hujan, mereka rela bertahan untuk mendapatkan sekantung minyak goreng. Maklum harga kebutuhan pokok itu dipasaran sedang gila-gilaan, Rp.12.000 per liter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bazar tersebut diselenggarakan Departemen Pertanian, Pemda Banten, dan sebuah produsen minyak goreng. Tampak Mentan Anton Apriantono dan Wakil Gubernur Banten Drs M Masduki duduk bersama sambil mengamati antrean.
Informasi yang dihimpun detikcom dari panitia, bazar tersebut bertujuan agar masyarakat tingkat bawah mampu membeli minyak goreng di tengah tingginya harga kebutuhan pokok tersebut. Beban masyarakat dengan demikian sedikit berkurang.
Namun, hingga pukul 09.00 WIB, bazar belum dibuka. Ibu-ibu masih dengan sabarnya menanti. (irw/umi)










































