"Saya setuju. Setuju. Tapi kita butuh waktu, bertahap," kata Syahrial Oesman, ketika menerima sejumlah pekerja seni yang mengelola majalah kebudayaan Musi Terus Mengalir, di Griya Agung, Jl Demang Lebar Daun, Palembang, Selasa (5/2/2008).
Pernyataan Syahrial itu menanggapi usulan yang disampaikan perupa Erwan Suryanegara. "Kawan-kawan menginginkan Sumsel memiliki sebuah perguruan tinggi seni," katanya.
"Ya, bila perlu perguruan tinggi seni itu juga ada fakultas ilmu filsafat," kata Syahrial.
Seusai pertemuan itu, Erwan menjelaskan hanya Sumatra Selatan sebagai daerah yang memiliki sejarah budaya tinggi yang tidak memiliki perguruan tinggi seni. "Yogyakarta ada, Medan ada, Surabaya ada, Solo ada, Jakarta ada, Bali ada, Sumbar ada. Sumsel ini kan pernah berdiri kerajaan Sriwijaya dan kerajaan Islam Palembang," katanya.
"Jadi, pemerintah Sumsel sudah harus memikirkan proyek ini, sehingga kebudayaan Sumsel tidak musnah, dan tetap menjadi bagian dari kebudayaan nusantara," katanya. (tw/gah)











































