Usai Sidak Banjir, SBY Langsung Pulang Tanpa Bicara

Usai Sidak Banjir, SBY Langsung Pulang Tanpa Bicara

- detikNews
Selasa, 05 Feb 2008 18:04 WIB
Jakarta - Tak ada kata-kata dari Presiden SBY setelah mendatangi Posko Pemantau Banjir di Balaikota DKI Jakarta. SBY langsung pergi, tanpa bicara.

Sebelumnya, SBY sempat berdialog dengan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. SBY bertanya pada Fauzi, berapa ketinggian air di titik-titik yang saat ini masih tergenang banjir. Fauzi menjawab, semua titik saat ini sudah dalam kondisi normal dan genangan yang ada tidak terlalu mengganggu.

SBY pun melihat ke beberapa layar monitor yang menampilkan kondisi terakhir titik banjir di seantero Jakarta itu. Sebagian besar banjir sudah surut, sebagian lagi dalam tahap pengeringan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada kesempatan itulah, Fauzi menjelaskan rencana Pemprov DKI untuk mengembangkan Banjir Kanal Timur (BKT). Akan ada perubahan desain BKT, yakni kanal yang sedang dibangun tersebut akan dihubungkan dengan Kali Ciliwung.

"Selama ini air dari Ciliwung ditampung di Banjir Kanal Barat. Kita kembangkan agar Banjir Kanal Timur ini juga bisa menampung limpahan dari Ciliwung," ujar Fauzi kepada SBY di Kantor Balaikota DKI Jakarta, Selasa (5/2/2008).

Untuk menghubungkannya, Pemprov sedang mengkaji pembangunan terowongan air bawah tanah yang melintasi daerah Bidaracina, Jatinegara. Terowongan ini akan menjadi penghubung antara BKT dan Kali Ciliwung.

Di beberapa titik disepanjang jalur tersebut juga akan dibangun waduk penampungan dan menambah kapasitas waduk yang sudah ada.

"Bagian awalnya sudah selesai. Sekarang kita sedang approval untuk kajian teknis. Mungkin realisasinya baru dua tahun lagi," janji Fauzi.

SBY pun terlihat manggut-manggut mendengarkan penjelasan Fauzi. Setelah puas melihat-lihat ruang kontrol yang terletak di lantai 2 Balaikota itu, SBY pun pergi. Tanpa bicara lagi. (anw/aba)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads