"Mereka sudah masuh Daftar Pencarian Orang (DPO). Sudah kami identifikasi," kata Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Priyono di Mapolsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (5/2/2008) kepada wartawan.
Lebih lanjut, dia mengakui anggota polisi dari Polseknya sudah mengintai pelaku tersebut selama tiga pekan terakhir. "Namun pelaku lolos," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anehnya, polisi meminta berita ini jangan disebarluaskan di koran terlebih dahulu. "Takutnya pelaku bersembunyi setelah tahu aksinya ditulis di media dan polisi harus menunggu pelaku muncul lagi," kata Priyono.
Terkait kasus ini, polisi menduga, pelaku sudah mengintai korban dari jauh. Hal ini dilihat dari paku yang menancap di ban belakang kirinya. Paku itu bukan paku biasa, tapi yang dibuat dari rangka payung. "Sehingga ban akan kempes tak lama setelah tertembus paku tersebut," ujar Priyono.
Polisi menduga, pelaku juga terkait dengan komplotan serupa seperti Geng Asap ataupun Geng Api yang sering beroperasi di selatan Jakarta. Selama kurun 2008, polisi dari Polres Jakarta Selatan telah berhasil meringkus delapan anggota komplotan tersebut.
Ke delapan orang tersebut yaitu STO (32), SRL (43), Man (50), ALN (41), Msn (22), Msi (40), SRO (34) dan Aca (30). Mereka beroperasi di Jl Dr Satrio Setia Budi, Jl Raya Pondok Indah, Jl Casablanca, Jl Buncit Raya, Jl Sahardjo Tebet dan Jl Cireundeu, Ciputat. (asp/fay)











































