Pembunuhan ini terjadi di Jl Dr Mansyur 168 Medan yang merupakan kediaman Siti Purweni. Kasusnya diketahui sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu Hendra, supir korban, datang hendak menjeput Rini (50), putri sulung Siti Purweni.
Saat tiba di depan di rumah, Hendra heran sebab pintu rumah tidak berkunci. Dia masuk dan memanggil korban, dan kemudian menemukan Siti Purweni tidak bernyawa di ruang tamu. Mulutnya ditutup dengan kain putih dan di leher terlihat bekas jeratan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi yang tiba di lokasi kejadian tak lama kemudian, segera membawa Rini ke Rumah Sakit Bhayangkara, Jl Sei Padang Dalam, tak jauh dari lokasi kejadian. Korban tewas selanjutnya dibawa ke RSU Pirngadi Jl HM Yamin, untuk diotopsi.
Dalam penyelidikan di lokasi, polisi menemukan kondisi rumah yang sudah diacak pelaku. Lemari-lemari dibongkar dan barang-barang bertebaran. Kapoltabes Medan Kombes Bambang Sukamto menyatakan, dari keterangan saksi, ada yang melihat dua pria datang pada malam sebelumnya yang menanyakan kamar kost.
Korban memang menyediakan kamar kost di belakang rumahnya. Namun sejauh ini masih belum diperoleh kepastian apakah kedua tamu itu yang menjadi pelaku. "Penyelidikan masih berlangsung," kata Kapoltabes Bambang Sukamto kepada wartawan di lokasi kejadian.
Polisi menduga kasus pembunuhan ini bermotif perampokan. Hal ini berkaitan dengan hilangnya sejumlah barang berharga milik korban seperti tabungan dan perhiasan.
(bdi/bdi)











































