Para pemilih Demokrat mendatangi hotel bintang lima JW Marriott yang ditunjuk sebagai tempat pemungutan suara bagi para Demokrat di Indonesia.
"Itu (pemungutan suara) telah dimulai pada pukul 00.01 WIB tadi," kata Tristram Perry, Public Diplomacy Officer Kedutaan Besar AS di Jakarta kepada detikcom via telepon, Selasa (5/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan Obama di Indonesia itu sudah diperkirakan sebelumnya. Mengingat, Obama pernah menghabiskan masa kecilnya di Indonesia.
"Sudah pasti Obama di Jakarta," kata Laurel Maclain (40) yang bekerja untuk program kesehatan anak USAID. Perempuan itu mengenakan kaos bergambar wajah Obama, sama seperti beberapa pemilih Demokrat lainnya yang mendatangi JW Marriott.
Pernyataan senada disampaikan Robert Lamont (53), pekerja USAID lainnya yang telah tinggal di Indonesia selama 14 bulan. Pria berusia 53 tahun itu memilih Obama karena karisma dan pendekatan konsiliasinya dalam kebijakan luar negeri. Apalagi karena Obama pernah tinggal di luar negeri.
"Itu artinya dia punya sensitivitas lebih akan dunia luas daripada orang yang tinggal di AS selama hidupnya," kata Lamont seperti dikutip kantor berita AFP, Selasa (5/2/2008).
Namun Loretta Kendrick punya pandangan berbeda. Mantan fotografer dari Oklahoma City itu memilih Hillary karena pengalamannya. Wanita berusia 76 tahun itu sama sekali tidak terpengaruh dengan fakta bahwa Obama pernah tinggal di Jakarta.
(ita/nrl)











































