Pada Selasa (5/2/2008) SAR, petugas pelabuhan, dan Polair Polda Jateng mencari keberadaan kapal barang tujuan Pontianak itu dari udara, darat, dan laut di sekitar perairan Jepara. Namun tidak ada benda atau orang terapung.
Kepala Basarnas, Slamet Riyadi yang dihubungi melalui telepon mengatakan, kesulitan utama pencarian kapal itu adalah tidak lokasi karamnya kapal tidak diketahui, laporan perusahaan pemilik kapal terlambat, dan cuaca buruk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas juga mengarahkan pencarian ke arah Timur, hingga Masalembo. Sebabnya, saat ini angin bertiup ke arah Timur atau Masalembo. Dimungkinkan, kapal beserta ABK-nya terseret ombak tinggi.
Untuk membantu pencarian, Polair mengerahkan sebuah kapal dan TNI AL menerjunkan KRI Bengkoang. "Tapi kami belum menemukan apa-apa," kata Plt Direktur Polisi Air Kompol Dwiyatno.
Kapal Sumber Utama berangkat dari Pelabuhan Tanjung Mas Semarang pada Jumat 1 Februari siang dengan tujuan Pontianak dan membawa 60 ton jagung. Seharusnya, kapal itu sampai di tujuan dua hari berikutnya atau Minggu 3 Februari 2008.
(try/fay)










































