"Ya bagaimana, kita inginnya dihukum seumur hidup. Tapi kalau nanti pengadilan menghukum ringan ya kita tidak bisa apa-apa," ujar Rahmat kepada detikcom di kediamannya, Jl AMD 89, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (5/2/2008).
Pria yang berprofesi sebagai pemasok daging ini, lega pelaku pembunuh anaknya ditangkap polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rahmat menduga, pembunuhan terhadap anaknya sudah direncanakan pelaku sebelumnya. Ketika melihat jenazah Anita di RSCM, Rahmat mengetahui jika anaknya meninggal dalam keadaan dibekap dengan lakban.
"Saya melihat bekas lakban yang menutupi mulut anak saya," jelas Rahmat.
Lalu ada bekas pukulan di tubuh Anita? "Bekas pukulan tidak seberapa, tapi mungkin meninggalnya karena dilakban itu," jelas Rahmat.
(nik/fay)










































