"Dalam waktu dekat mungkin akan ada federasi pilot dari 100 negara yang mendukung aksi ini," ujar Presiden Asosiasi Pilot Garuda, Stephanus, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/2/2008).
Stephanus mengatakan, pilot dari berbagai negara seperti Australia, Jepang, Afrika Selatan, Italia sudah mendukung aksi Federasi Pilot Indonesia terkait kasus Marwoto. Selanjutnya akan menyusul dari Malaysia, Singapura, dan Eropa Timur.
Stephanus juga meminta agar kasus Marwoto diusut tuntas mengenai penyebab terjatuhnya pesawat Garuda GA 200 di Bandara Adi Sucipto Yogyakarta. Dia meminta agar kasus Marwoto tidak dikriminalisasi.
"Kejadian itu tetap harus diungkap untuk menjadi pelajaran," ujarnya.
Menurut Stephanus, penyelidikan KNKT sangat diperlukan agar hal serupa tidak terjadi lagi.
"Tetapi kata-kata KNKT tidak dapat dijadikan barang bukti di pengadilan," tandasnya.
(ziz/nrl)











































