"Kondektur tidak boleh menerima suap. Kalau terbukti ada yang kongkalikong akan diproses secara hukum," kata Kahumas PT KA Daops I Akhmad Sujadi kepada detikcom, Selasa (5/2/2008).
Menurut Sujadi, cara ini dilakukan karena PT KA ingin mengubah imej. Sejak 1 Februari 2008 sudah ada komitmen dari perusahaan dan semua masinis untuk tak menerima suap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain melarang suap, lanjut Sujadi, PT KA juga melarang pemberhentian KA bukan pada tempatnya.
"Contohnya saja kemarin ada 20 orang yang minta ke masinis dengan mengetok untuk berhenti di tengah jalan. Tapi masinis tidak mau berhenti sehingga KA bablas," jelas dia.
(mly/nrl)











































