"Kami belum bisa memastikan apakah kapal itu tenggelam atau tidak. Hingga kini, kami hilang kontak," kata Kepala Operasional Basarnas Semarang, Marsono kepada melalui telepon, Senin (4/2/2008).
Kapal tersebut dinakhodai Umar dan membawa tujuh ABK. Pada pukul 11.45 WIB, pada Jum'at 1 Februari 2008, kapal dengan tujuan Pontianak itu bertolak dari Pelabuhan Tanjung Mas Semarang. Namun sehari kemudian, stasiun radio pantai kehilangan sinyal kapal tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah konfirmasi ke Administratur Pelabuhan Tanjung Mas dan Pelabuhan Jepara, namun belum ada kepastian bagaimana nasib kapal dan awaknya," jelas
Marsono.
Marsono menambahkan, pihaknya berniat mencari kapal tersebut dengan menyusuri perairan Semarang ke arah Jepara. Namun karena hari ini gelombang laut cukup tinggi, niat itu dibatalkan.
(try/mly)











































