"Kita putuskan betul-betul menghentikan. Bahkan ada sanksi bagi pimpinan TNI yang tidak mengindahkannya karena ini terkait dengan safety bagi prajurit," ujar Presiden SBY usai ratas di Dephan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (4/2/2008).
SBY menyatakan hal itu menanggapi pernyataan wartawan mengenai kasus tewasnya 6 personel Marinir TNI AL saat menggunakan tank amphibi yang berusia 46 tahun dalam latihan militer di Situbondo, Jawa Timur, Sabtu 2 Februari 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seperti Hercules C-130 buatan tahun 1960-an dan tank amphibi yang kurang lebih umurnya sama," kata SBY.
Namun demikian, keterbatasan anggaran belum memungkinkan bagi Dephan untuk mengganti alutsista yang dinonaktifkan dalam waktu cepat. Oleh karena itu solusinya adalah peremajaan alat pertahanan yang masih memungkinkan dan memperbaharui dengan mengoptimalkan kemampuan industri strategis dalam negeri.
"Maka kita tata ulang mana yang perlu peremajaan dan mana yang perlu pengadaan baru dengan mengandalkan industri dalam negeri. Tapi yang sudah sangat tua dan derajat keamanannya rendah, kita hentikan penggunaannya," jelas SBY. (nik/nrl)











































