Tol Bandara Tergenang, Primajasa Tekor Rp 150 juta

Tol Bandara Tergenang, Primajasa Tekor Rp 150 juta

- detikNews
Senin, 04 Feb 2008 16:46 WIB
Bandung - Beberapa hari ini, akses ke Bandara Soekarno-Hatta terhambat. Sebab Tol Bandara tergenang air puluhan centimeter. PT Primajasa Perdanarayautama merugi Rp 150 juta.

Maklum, PT Primajasa adalah perusahaan angkutan yang melayani perjalanan Soekarno Hatta-Bandung Supermal (Bandung). Biaya operasional PT Primajasa membengkak dalam 3 hari ini.

Menurut Kepala Operasional Primajasa Soekarno Hatta-BSM, Cecep Kurnia, kerugian tersebut karena adanya pengalihan rute yang berbuntut pada membengkaknya biaya operasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Biasanya, rute yang dilewati melalui Tol Cipularang - Tol Dalam Kota - Tol Cengkareng - Bandara. Namun semenjak banjir pada Jumat 1 Februari 2008 lalu, rute berubah menjadi melewati Tol Cipularang - Tol Cikunir - BSD - Tangerang - Bandara melalui pintu M 1.

"Biaya operasional jadi membengkak Rp 50 juta per hari. Itu dikarenakan kita menempuh rute lebih panjang," kata Cecep kepada detikcom di kantornya, di Bandung Supermal, Jalan Gatot Subroto, Senin (4/2/2008),

Perubahan rute tersebut juga berdampak pada bertambahnya waktu tempuh. Jika pada rute normal ditempuh dalam waktu 3-4 jam, maka semenjak banjir memakan waktu 4-5 jam. Ada penambahan waktu 1 jam dari waktu tempuh biasanya.

Disamping itu, lanjutnya, kerugian juga ditimbulkan berkurangnya jumlah penumpang sekitar 20 hingga 30 persen.

"Biasanya kami memberangkatkan 900 orang per hari, tapi semenjak banjir turun menjadi 600 orang per hari. Bahkan hari Minggu kemarin, pada jam keberangkatan 13.15 WIB kami hanya mengangkut 1 orang saja," terang Cecep.

Surutnya banjir juga membuat Primajasa kembali ke rute sebelumnya. "Mulai hari ini kami sudah menggunakan rute biasa," sambungnya.

Pantauan detikcom, pada jadwal pemberangkatan Primajasa pukul 15.00 WIB ada 13 orang penumpang yang berangkat ke Bandara Soekarno Hatta. (ern/nvt)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads