Jalan Layang Tol Bandara 7 Km Dibangun Maret 2008

Jalan Layang Tol Bandara 7 Km Dibangun Maret 2008

- detikNews
Senin, 04 Feb 2008 16:32 WIB
Jakarta - Untuk menghindari masalah yang timbul akibat banjir di Tol Sedyatmo Km 23-27, Departemen PU (DPU) akan melebarkan jalan tol itu mulai Maret 2008. DPU akan membangun jalan tambahan di sisi yang ada sekarang sepanjang 7 kilometer.

"Kemungkinan elevated, seperti jalan layang," ungkap Kapuskom Departemen PU Amwazi Idrus dalam jumpa pers di kantornya, Jl Pattimura, Jakarta Selatan, Senin (4/2/2008).

Dengan melayang, maka ketika banjir melanda, maka jalan itu akan menjadi jalur satu-satunya. Sementara jalan tol yang ada sekarang akan diupayakan pengeringannya dengan pompa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nanti setelah 7 kilometer ini selesai, seluruh jalan tol Sedyatmo akan dilebarkan," imbuh Amwazi.

Departemen PU menilai, kondisi banjir yang muncul di dekat Kali Tanjungan itu adalah konsekuensi logis dari posisi jalan tol yang lebih rendah dari sungai. Sehingga, ketika pasokan air berlebihan ke sungai misalnya karena hujan, maka luberlah ke jalan.

Nah, kejadian luber itu sebenarnya bisa diantisipasi dengan menyalakan 3 pompa yang ada. Namun tak dinyana, aliran listrik untuk pompa dimatikan PLN.

"Sehingga hanya 1 pompa yang berjalan dengan menggunakan genset. Ya tidak kuatlah untuk mengatasi genangan," terang Dirjen Sumber Daya Air Departemen PU, Iwan Nursjirwan, dalam kesempatan yang sama.

Saat ini, ketiga pompa telah berfungsi lagi. PLN telah membuat saluran listrik tersendiri untuk pompa air itu. "Sebelumnya kan listriknya digabung dengan penduduk, jadi karena PLN takut ada apa-apa, makanya kemarin itu (1 Februari 2008) dimatikan," pungkas Iwan.

(aba/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads