Rektor Nommensen Jongkers Tampubolon menyatakan, perkiraan jumlah kerugian diperoleh setelah pihak rektorat menginventarisasi kerusakan dalam dua hari terakhir. Dihitung pula barang-barang yang hilang.
"Tidak hanya pengrusakan, kita juga mengalami penjarahan. Brangkas koperasi karyawan ikut hilang," kata Jongkers kepada wartawan di Senin (4/2/2008) di Kampus Nommensen, Jl Perintis Kemerdekaan, Medan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jongkers menambahkan, berdasarkan penyelidikan yang dilakukan pihak yayasan, aksi unjuk rasa dan pengrusakan kampus tidak terjadi secara spontan.
"Kita mendapat petunjuk bahwa aksi mahasiswa sudah terencana sebelumnya," sebut dia. (rul/nvt)











































