Aksi digelar Senin (4/2/2008) sejak pukul 12.30 WIB. Para guru memakai baju bebas dan membawa sejumlah spanduk antara lain bertuliskan, "Gubernur Fauzi Bowo jangan hambat guru bantu menjadi PNS".
"Masalah guru bantu hanya ada di Badan Kepegawaian Daerah Pemprov DKI. Presiden SBY saja tidak ada masalah," ujar guru bantu dari SMK Averus Pondok Pinang, Ramdhan, kepada wartawan di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 14.00 WIB, aksi masih terus berlangsung dan membuat kendaraan mengantre. Aksi dijaga puluhan polisi sementara 10 wakil guru bantu sedang menemui Kepala BKD Sukesti Martono. (fay/nrl)










































