Di Jalan Hertasning, Makassar misalnya. Daerah yang termasuk kawasan menengah ke atas ini terendam air cukup tinggi. Banjir yang menggenangi kawasan strategis itu terjadi akibat hujan yang turun sejak Sabtu malam hingga hari ini.
"Kadang surut, tapi kalau hujan banjir lalgi. Daerah di sini memang sudah langganan banjir," ujar Sumirah, salah seorang warga Jl Hertasning II, Makassar, Sulsel, Senin (4/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain kompleks perumahan, banjir juga terjadi di sejumlah jalan strategis lainnya. Di antaranya, Jl Sulawesi yang juga sudah menjadi langganan banjir. Hal yang sama juga terjadi Jl Tentara Pelajar, Jl Pongtiku, dan Jalan Sunu.
Akibat banjir, kemacetan juga terjadi di mana-mana. Di Jl Urip Sumohardjo, kemacetan disebabkan oleh genangan yang terjadi di pertigaan antara Jl Urip Sumohadjo dan Jl Pongtiku. Demikian juga di Jl Perintis Kemerdekaan, genangan terjadi lantaran areal yang dulunya adalah areal rawa-rawa kini telah tertimbun, dan telah didirikan bangunan diatasnya.
Pohon Tumbang
Selain banjir, hujan yang disertai angin kencang juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang. Di Jl Bontolempangan, misalnya, pohon yang tumbang hingga siang hari masih tergeletak di badan jalan. Akibatnya, arus lalu lintas terganggu. Meskipun sebagian rantingnya telah dipangkas warga, namun batang pohon masing melintang di jalan.
Pohon tumbang juga terjadi di Jl Teuku Umar. Pohon yang tumbang termasuk pohon yang sudah tua. Batang pohon yang besar ikut merobohkan pagar sebuah showroom mobil di wilayah itu.
Akibat hujan deras, sejumlah jalan tampak lengang. Warga lebih memilih berdiam diri di rumah daripada beraktivitas di luar.
(gun/umi)











































