"PLN itu memadamkan listrik berdasarkan permintaan dari pelanggan, prinsipnya keselamatan. Kalau ada yang tersengat, siapa yang bertanggung jawab?" ujar General Manager Pusat Penyaluran dan Pengaturan Beban (GM P3B) PLN Jawa-Bali Mulyo Adjie kepada detikcom, Senin (4/2/2008).
Menurut Mulyo, jangan ada pihak yang saling menyalahkan dengan adanya banjir di sekitar Bandara. Perlu ada komunikasi yang lancar antara PLN dengan Dinas PU Pemprov DKI Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Mulyo menyebut, usaha Dinas PU DKI untuk menyedot air dengan pompa listrik belum tentu berhasil bila PLN terpaksa menyalakan listrik.
"Saya tidak yakin kalau pompanya jalan, bisa menyerap air. Airnya di sekitar bandara kan banyak," kata Mulyo.
Sebelumnya Kepala Sub Dinas Pengembangan Sumber Daya Alam Dinas PU Pemprov DKI Jakarta Nyoman Suwandi menyatakan akibat listrik yang dimatikan PLN sejak Jumat pukul 11.00 WIB membuat pompa yang menggunakan listrik untuk menyedot air tidak dapat berfungsi. Keadaan inilah yang membuat banjir di Bandara semakin meluas. (nik/fay)











































