Tren Hujan Cenderung Menurun

Tren Hujan Cenderung Menurun

- detikNews
Senin, 04 Feb 2008 10:23 WIB
Jakarta - Hujan yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada 1 Februari lalu membuat kota Jakarta nyaris lumpuh. Insiden 1 Februari tersebut diperkirakan tak akan terulang karena tren atau frekuensi hujan akan menurun dalam pekan ini.

"Frekuensinya tidak selama kemarin," ujar petugas prakirawan BMG kepada detikcom, Senin (4/2/2008).

Namun menurut dia, meski tren atau frekuensi hujannya menurun, namun intensitas hujan yang ringan, sedang, kadang lebat, seperti tanggal 1 Februari tersebut akan terus terjadi dalam pekan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tetapi intensitasnya sama dengan yang kemarin. Ada yang ringan di beberapa tempat, ada yang lebat," katanya.

Hujan yang akan turun dalam minggu ini tidak mungkin dalam jumlah atau akumulasi yang sama dengan yang turun pada 1 Februari. Perhitungan akumulasi pada 1 Februari lalu, wilayah Ciledug, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Cengkareng yakni di atas 100 mm. Sedangkan untuk wilayah Jakarta Timur dan lainnya di atas 50 mm.

"Distribusinya bervariasi. Nggak mungkin merata. Kadang lebat di beberapa tempat. Dalam minggu ini bisa terjadi," imbuhnya.

Menurut Prakirawan tersebut, meski hujan yang turun itu ringan tetapi tetap akan terjadi genangan air karena tanah yang menyerap air hujan itu sudah jenuh.

"Analoginya tanah itu sudah jenuh terus menerus hujan. Jadi meski ringan tetap akan terjadi genangan air," analisisnya.

Masyarakat pun diimbau agar waspada hingga akhir bulan Februari karena hujan dengan intensitas yang sama akan terus turun.

"Sebelum lewat Februari perlu waspada. Karena puncak hujan untuk Jabodetabek, Januari-Februari," tandasnya. (ziz/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads