Maskapai Banyak Pertimbangan, Baru Merpati yang Pindah ke Halim

Maskapai Banyak Pertimbangan, Baru Merpati yang Pindah ke Halim

- detikNews
Senin, 04 Feb 2008 08:10 WIB
Jakarta - Pindah sementara dari Bandara Soekarno-Hatta ke Halim Perdanakusuma tak mudah. Banyak faktor yang harus dipertimbangkan maskapai. Hingga hari ini, baru Merpati Nusantara Airlines (MNA) yang baru menyatakan pindah ke Halim.

Hal itu dikatakan Kepala Puskom Publik Departemen Perhubungan (Dephub) Bambang Suprijadi Ervan kepada detikcom, Senin (4/2/2008).

"Baru Merpati saja yang positif," ujar Bambang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maskapai lain seperti Lion Air, AdamAir dan yang lainnya masih mengkaji untuk alih operasional, jika keadaan Bandara Soekarno-Hatta masih darurat. Ada beberapa pertimbangan, lanjut Bambang, yang membuat maskapai tak mudah pindah operasional.

"Halim itu banyak digunakan pesawat besar carter dan pesawat VIP. Halim juga banyak digunakan untuk pesawat militer," kata dia.

Sehingga kegiatan take off/landing harus bergantian dengan pesawat militer dan pesawat carter itu. Selain itu, jika maskapai pindah operasional sementara ke Halim, maskapai harus menangani ground handling, seperti bagasi dan pengisian bahan bakar.

"Belum lagi memberitahukan kepada penumpangnya. Cukup rumit. Padahal kalau mengajukan (pindah), flight approval langsung diberikan. Dephub kan sudah menawarkan," tutur Bambang.
(nwk/nrl)


Berita Terkait