Kalla Minta Drainase PIK dan Tol Bandara Disinkronisasi

Kalla Minta Drainase PIK dan Tol Bandara Disinkronisasi

- detikNews
Minggu, 03 Feb 2008 21:13 WIB
Jakarta - Tidak sinkronnya sistem drainase komplek perumahan sekitar bandara dituding sebagai penyebab lamanya banjir di ruas tol Sudyatmo surut. Khususnya drainase di komplek Pantai Indah Kapuk (PIK).

Demikian kata Wapres Jusuf Kalla (JK) usai melakukan peninjauan udara atas kondisi banjir di Jakarta, Minggu (3/2/2008).

"Sinkronkan lagi pompa-pompa air di sepanjang tol dengan perumahan Kapuk (PIK). Sebab dia juga ikut menyebabkan air bermasalah. Tidak boleh ada perumahan di situ berdiri sendiri (sistem drainase), dia harus sinkron," ujar Kalla di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika memantau kondisi tol, Wapres mendapati komplek PIK sama sekali tidak banjir. Padahal daerah lain di sekitarnya tergenang cukup dalam dan lama.

Ini menunjukkan sistem drainase PIK sangat baik. Tapi sayangnya tidak sinkron dengan sekitarnya dan tol bandara sehingga membuat banjir menggenang lebih dari 24 jam.

Tidak kalah penting juga adalah Jasa Marga menambah jumlah pompa air berkapasitas besar di sepanjang sisi tol bandara. Selama ini hanya ada 3 unit dan satu diantaranya ternyata sedang rusak.

"Pompa air tol yang ada sekarang kapasitasnya kecil dan ada yang tidak berfungsi. Jadi lama sedotnya," ujar JK.
(lh/ary)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads