6 Marinir Tewas karena Terhalang Seorang Prajurit

6 Marinir Tewas karena Terhalang Seorang Prajurit

- detikNews
Minggu, 03 Feb 2008 18:00 WIB
Jakarta - 6 Anggota marinir yang tewas dalam kecelakaan panser amphibi di Situbondo ternyata karena terhalang seorang prajurit rekan mereka sendiri sehingga tidak sempat keluar dari dalam panser. Padahal begitu panser tenggelam, prosedur penyelamatan sudah dilakukan.

"6 orang itu tidak sempat keluar karena terhalang oleh seorang yang tersangkut di pintu. Jadi mereka terjebak di dalam. Sedang yang 8 orang bisa keluar dengan selamat," kata Kadispen AL Laksamana Pertama Iskandar Sitompul di Wisma Elang Laut, Jl Surabaya, Jakarta, Minggu (3/2/2008).

Iskandar menjelaskan panser amphibi yang mengalami musibah sebelumnya diluncurkan dari daerah serbuan ampibi oleh KRI teluk KAU/504 pada posisi 07'41'4''S-114'13'42"T pukul 04.30 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat itu panser telah menempuh jarak 1.300 meter. 400 meter lagi menuju pantai tiba-tiba panser bagian belakang goyang karena tergulung ombak setinggi 1 meter," jelas Iskandar.

Iskandar menjelaskan, begitu panser tenggelam pimpinan pasukan dalam panser segera melakukan prosedur penyelamatan. 9 personil bisa keluar, yakni 8 selamat dan satu masih hilang, sementara 6 orang dinyatakan meninggal.

"Pansam (panser amphibi) masuk pada kedalaman 25 meter. Kasus ini masih terus dilakukan penyelidikan oleh tim mabes TNI AL," tambahnya.
(yid/ary)


Berita Terkait