Hasyim: PKB dan PPP Jangan Hanya Bisa Klaim Penerus NU

Hasyim: PKB dan PPP Jangan Hanya Bisa Klaim Penerus NU

- detikNews
Minggu, 03 Feb 2008 16:57 WIB
Jakarta - Banyaknya massa NU menjadi magnet tersendiri bagi parpol-parpol yang memiliki latar belakang warga nahdliyin. PKB dan PPP pun tidak mau kalah dalam mengucapkan selamat Harlah ke-82 NU  lewat poster dan spanduk.

Pantauan detikcom, PPP misalnya mengklaim telah dilahirkan NU sebagai parpol yang berjuang untuk umat. PKB tidak mau kalah dengan mengklaim sebagai parpol yang dilahirkan NU untuk Indonesia.

Sikap saling klaim inilah yang membuat Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi mengingatkan pada parpol-parpol tersebut. Menurut Hasyim, yang diperlukan warga nahdliyin saat ini adalah kontribusi riil dari parpol-parpol tersebut, bukan hanya klaim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kepada parpol-parpol yang berebut klaim, warga NU butuh amal kongkretnya, apakah amal saleh atau tidak. Jangan hanya mengklaim," kata Hasyim usai perayaan HUT ke-82 NU  di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (3/2/2008).

Menanggapi hal itu, Ketua FKB DPR Effendy Choirie menyambut baik kritik Hasyim tersebut. Menurutnya, pernyataan Hasyim Muzadi merupakan otokritik pada parpol-parpol yang sering mengklaim NU sebagai basis konstituennya.

"Itu nasihat kiai yang harus kita dengar. Kalau PKB dari dulu selalu berjuang untuk warga nahdliyin dan semua warga yang membutuhkan, karena PKB dilahirkan NU untuk Indonesia," kata Gus Choi.

Menanggapi banyaknya kritik terhadap PKB yang memanfaatkan harlah NU dengan memasang spanduk, Gus Choi hanya menjawab enteng.

"PKB itu lahir dari NU, apa salah kalau di harlah NU, kita ucapkan selamat. Teman-teman ini gimana sih. Kalau nggak pasang spanduk dianggap melupakan. Pasang salah, terus apa maunya," cetus politisi asal Gresik Ini.

Seminggu sebelum perayaan harlah NU hari ini, PPP dan PKB berlomba memasang spanduk di jalan-jalan protokol ibukota bertuliskan ucapan selamat harlah ke-82 NU. Tidak sedikit spanduk-spanduk itu yang bertuliskan klaim kedua partai itu terhadap NU.

PPP misalnya, menulis 'Terima kasih NU yang telah melahirkan PPP'. Sementara Itu PKB menulis 'PKB lahir dari NU untuk Indonesia'. (yid/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini