"Kami mengundang keluarga besar HM Soeharto, mungkin yang bersangkutan mewakili keluarga," kata Ketua Harlah ke-82 NU Abdul Azis pada detikcom, Minggu (3/2/2008).
Dari keluarga Cendana memang hanya Titiek saja yang hadir. Dengan mengenakan baju muslim berwarna putih, Titiek tampak duduk bersebelahan dengan mantan Wapres Try Sutrisno.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita undang semua tokoh, semua mantan presiden diundang dan ini untuk menghargai pemimpin," tambah Abdul.
Khusus soal Soeharto, menurutnya, hal ini di luar soal proses hukum atau pun kemanusiaan. "Yang penting mantan pemimpin, terlepas dari siapa pun orangnya," jelas Abdul.
(ndr/nrl)










































