Meski gerimis menyapa pada Minggu (3/2/2008) pagi, namun ratusan orang itu tetap antusias menghadiri acara. Rencananya, kegiatan akan dimulai pukul 08.00-13.00 WIB.
Rencananya, Presiden SBY, Wapres JK, sejumlah pejabat, dan para kyai sepuh NU akan turut meramaikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita ingin mengawal negeri ini, tetap dalam koridor perjuangan para leluhur serta pendiri bangsa ini, dengan semangat yang plural. Momentum ini akan kita jadikan awal rekonsiliasi membangun negeri," kata ketua panitia acara Abdul Aziz Ahmad.
Menurtut pria yang juga anggota KPU ini, selain memperteguh komitmen kebangsaan, NU juga diharapkan dapat mempersatukan seluruh kelompok Islam tradisional, ahlusunnah wal jamaah. Sebab, akhir-akhir ini banyak aksi anarkis yang terjadi di tengah masyarakat.
Acara akan diramaikan berbagai hiburan seperti rebana, drum band, dan atraksi dari Pagar Nusa (badan otonomi NU bidang persilatan).
"Bukan debus, ilmu tipu-tipuan atau sihir, tapi semata-mata ingin menunjukkan kebesaran Allah," ujar guru di Pagar Nusa M Syamsul Anam Al Hasyimi.
Di akhir acara, Ketua PBNU Hasyim Muzadi akan membacakan tausiah. (nvt/nvt)










































