Polemik 'Poco-poco & Undur-undur' Kekanak-kanakan

Polemik 'Poco-poco & Undur-undur' Kekanak-kanakan

- detikNews
Sabtu, 02 Feb 2008 07:31 WIB
Jakarta - Saling sindir tari poco-poco dan tari undur-undur antara Megawati dan anak buah SBY dinilai sebagai sikap kekanak-kanakan dalam berpolitik. Ketua FKB DPR Effendi Choirie meminta elit politik lebih dewasa dan tidak menerapkan politik saling ejek.

"Kalau saling mengejek gitu, kayak anak kecil. Maka hentikanlah yang seperti itu, nanti diketawain rakyat kalau diterus-teruskan," kata Effendi Choirie yang biasa dipanggil Gus Choi itu pada detikcom, Sabtu (2/2/2008)

Anggota komisi I DPR ini meminta SBY tetap konsentrasi saja menjalankan program-programnya. Kritik dan masukan harus dimaknai sebagai cambuk agar program peningkatan kesejahteraan rakyat dapat dipenuhi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pak SBY sebaiknya memang tenang saja kalau dikritik. Semakin tinggi pohon semakin kencang anginnya. Jadi biarin aja, yang penting terus kerja. Rakyat yang akan menilai nanti siapa yang kerja untuk rakyat dan tidak," tambah Gus Choi.

Politisi asal gresik ini berharap elit politik lebih santun dalam bermanuver. Saling ejek antar elit akan semakin membuat muak dan antipati pada parpol dan elit politik.

"Jangan sampai rakyat marah melihat kelakuakn elitnya yang hanya bisa bertengkar sendiri. Nanti demokrasi akan terancam kalau rakyat sudah antipati pada elit politik dan parpol," pungkas Gus Choi. (yid/aba)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads