"Kami sudah tunggu dari pukul 14.15 WIB, baru dikasih tahu kalau dibatalkan pukul 24.00 WIB. Ini gila! Apalagi besok baru diberangkatkan pukul 16.00 WIB. Kami akan tidur di sini sampai Garuda memberangkatkan kami besok pagi," kata penumpang GA 117, Anto pada detikcom, Sabtu (2/2/2008).
Pegawai Astra Motor ini mengaku teman-temanya yang terlantar juga sudah berusaha melobi pihak Garuda. Namun mereka belum mendapat kepastian berangkat pagi karena pesawat pagi sudah penuh.
"Kalau kami ditelantarkan berjam-jam, masih ada waktu memberitahukan pembatalan untuk penumpang pagi. Pesawatnya digunakan menerbangkan kami," pintanya.
Anto mengakui pihak Garuda sudah memberikan makanan dan jatah istirahat di hotel. Namum para penumpang tetap marah karena Garuda tidak tegas merespon tuntutan penumpang.
"Ada yang bentak-bentak, gebrak meja dan macem-macem mas, karena kita capek dalam ketidak pastian. Pokoknya harus berangkat pagi. Ini tuntutan teman-teman," pungkasnya.
Maskapai Garuda Indonesia jurusan Palembang-Jakarta, dengan nomor penerbangan GA 117, GA 119, dan GA 121 tertunda keberangkatannya karena tidak ada pesawat. Seharusnya pesawat berangkat masing-masing pukul 14.15, 15.15 dan 17.10 WIB. (yid/fay)











































