Drainase Buruk, Foke Suruh Kontraktor Diomeli

Drainase Buruk, Foke Suruh Kontraktor Diomeli

- detikNews
Jumat, 01 Feb 2008 18:15 WIB
Jakarta - Banjir yang mengepung sebagian wilayah Jakarta akibat drainase yang buruk. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo alias Foke pun marah besar dan meminta Kepala Dinas PU untuk memanggil kontraktor yang memperbaiki drainase dan memperintahkan untuk melototi jalan.

"Dari pagi pun saya sudah ngomel mengenai itu. Itu kan, baru dikerjakan kemarin oleh beberapa kontraktor khususnya di Jakarta Pusat. Tapi tadi pagi saya sudah perintahkan kepala dinas. Saya bilang panggil tuh semua kontraktornya. Suruh dia melotot, lihat di jalananan. Hasil kerjaan kok begitu buruk," cetus Foke.

Hal itu disampaikan Foke di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (1/2/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut putra Betawi ini, adanya banjir bukti pekerjaan pembenahan drainase tidak dikerjakan dengan baik. "Bukan saja di Thamrin dan Sudirman, di Kwitang dan Cempaka Putih juga. Saya minta seluruh wilayah kota menginventarisir dan memanggil semua kontraktornya. Kalau perlu itu suruh kerja bakti sekarang," tegas Bang Kumis, panggilan akrabnya saat kampanye Pilkada DKI Agustus 2007.

Foke menuturkan, untuk jangka panjang mengantisipasi banjir, dirinya menginginkan perawatan drainase yang intensif.

"Saya kan sedang menginginkan adanya sistem perawatan yang rolling.  Jangan perawatan hari ini dikerjain, besok terus ditunggu lagi. Seperti kebersihan di Monas, siapa yang ngerjain atau apa yang ngggak bener cabut atau gantung di Monas," pinta mantan Wagub DKI ini.

Selain perawatan drainase, imbuh Foke, juga harus ada koordianasi antara Pemprov DKI dengan Pemerintah Pusat mengenai perawatan sungai di hulu dan hilir.

"Saya harap pemerintah pusat bisa jadi koordinator, karena untuk hulu dan hilir masing-masing ada tugasnya. Kita semua harus punya pemahaman yang sama mengenai hulu dan hilir," kata dia.

(nik/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads