Saksi: Irawady Curiga Ada Permainan Pengadaan Tanah Kramat

Saksi: Irawady Curiga Ada Permainan Pengadaan Tanah Kramat

- detikNews
Jumat, 01 Feb 2008 16:02 WIB
Jakarta - Komisioner Komisi Yudisial (KY) Irawady Joenoes mencium ada permainan dalam pengadaan tanah di Jl Kramat Raya. Kecurigaan ini semakin kuat dengan datangnya Dirut PT Persada Sembada Freddy Santoso yang menawarkan sejumlah uang Rp 7-8 miliar jika membantu menggolkan tanah miliknya.

"Pak Irawady mengatakan benar kecurigaan saya ini ada permainan dalam pengadaan tanah ini. Bagus kalau saya dapat uang sebagai bukti untuk menindak," kata pembantu sekretaris Irawady, Muhammad Komaruddin.

Komar menyampaikan hal itu dalam kesaksiannya di Pengadilan Negeri Tipikor di Gedung Uppindo, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (1/2/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Komar, pada saat itu dirinya bersama Bratanata dan Yonci dipanggil Irawady ke ruangannya. Irawady pun membahas tentang kedatangan Freddy.

"Pak Irawady juga mengatakan ada indikasi orang dalam yang membocorkan mengenai penolakan saya tentang tanah tersebut," ujar dia.

Namun menurut Komar, dalam pertemuan itu tak dibahas mengenai rencana penjebakan.

"Menurut saya Pak Irawady tidak percaya pada saya secara pribadi karena tidak pernah dijelaskan bagaimana penjebakan itu," imbuh dia.

Sementara pegawai KY Yonci menjelaskan, saat Irawady ke Kejagung mengajak dirinya. Irawady pun sempat bertemu dengan Jamwas dan meminta contoh formulir pengawasan di Kejagung untuk diterapkan di KY.

Saat hendak pulang ke kantor, menurut Yonci, Irawady berpesan akan membawa uang untuk diperlihatkan ke Ketua KY Busyro Muqoddas.

"Tapi saya tidak tahu uang apa itu," kata dia. (mly/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads