Hal inilah yang membuat Ketua MPR Hiadayat Nur Wahid meminta agar bangsa Indonesia tyidak terus-terusan mebicarakan Pak Harto.
"Pak harto sudah meninggal, jangan kita disibukkan lagi dengan Pak Harto," ujar Hidayat di sela-sela Mukernas PKS di Hotel Gran Bali Beach Sanur, Bali, Jumat (1/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan diberi kontroversi dengan pemberian gelar pahlawan kepada Pak Harto. Pemberian tersebut harusnya dibicarakan setelah kasus hukumnya diselesaikan," kata dia.
Hidayat juga tidak sepakat dengan penghapusan Tap MPR No 11 Tahun 1998 tentanag pengusutan kasus Pak Harto. Menurutnya, untuk menghapus TAP MPR tersebut, tidak harus dengan mencabutnya.
"Jika dicabut maka komitmen pemerintah untuk mewujudkan good governance dipertanyakan," ujarnya. (anw/nrl)










































