Payung berwarna-warni saat hujan turun menjadi peluang anak-anak, remaja, bahkan dewasa menambah kocek. Mereka menjajakan jasa ojek payung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (1/2/2008).
Banyak orang memanfaatkan jasa mereka untuk beribadah salat Jumat saat harus melintasi area terbuka dari Nusantara I ke Masjid Baiturrahman di kompleks Gedung DPR, maupun sebaliknya usai Jumatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Uang jasa ojek payung bervariasi antara Rp 1.000 hingga Rp 5.000. Namun Eko Eko (15) mengaku hanya mendapat Rp 15 ribu.
"Padahal dari sebelum sampai sesudah salat Jumat. saingannya banyak sih," ujar remaja yang profesi sebenarnya adalah penjaga sandal masjid ini.
Hingga pukul 13.15 WIB, hujan gerimis masih turun, angin kencang. Pohon-pohon bergoyang. Banyak payung yang terbalik ke atas. Saat Jumatan, masjid penuh jamaah, namun tidak meluber ke luar. Tidak ada pula pedagang kagetan yang biasanya muncul saat Jumatan. (sss/nrl)











































