Salah seorang mahasiswa, Joni Walinton Butarbutar menyatakan, dia bersama 11 mahasiswa lainnya, hingga pukul 12.00 WIB masih berdialog dengan Brigjen Djoko Trisno di Markas Polda Sumut, Jl. Medan-Tanjung Morawa, Materi dialog seputar tuntutan mahasiswa terkait SK Pemecatan dan Skorsing terhadap 40 mahasiswa.
Joni yang menyampaikan informasi melalui SMS menyatakan, mereka diminta datang ke Mapolda Sumatera Utara untuk bertemu Wakil Kepala Polda untuk menjelaskan seputar aksi unjuk rasa yang berujung dengan perusakan Biro Rektor Universitas HKBP Nommensen Medan pada Rabu sore (30/1/2008).
"Kita juga diminta menjelaskan mengapa hingga melakukan aksi inap dan memblokir kampus," terang Joni.
Namun Joni tidak merinci nama-nama mahasiswa yang turut berdialog dangan Waka Polda Sumut. Joni hanya menyebutkan, mereka berangkat ke Mapolda Sumatera Utara naik angkutan kota dikawal sejumlah petugas inteligen dari kepolisian menggunakan mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ke 12 mahasiswa itu dibawa ke Mapolda Sumut, sesaat setelah mahasiswa membuka blokir pintu masuk kampus Nommensen dan memperbolehkan Kapoltabes Medan Kombes Pol Bambang Sukamto masuk ke dalam kampus, sekitar pukul 11.00 WIB tadi. (rul/nrl)











































