Dalam debat terbaru menjelang "Selasa Super" pekan depan, Obama dan Hillary sama-sama bersikap hangat. Pupus sudah harapan orang-orang yang ingin kembali melihat keduanya bersitegang seperti yang terjadi dalam debat-debat sebelumnya.
Dalam debat yang digelar di gedung Kodak Theatre di Hollywood, kedua rival kandidat capres AS itu tidak saling menyerang seperti yang sudah-sudah. Mereka berdua bahkan setuju pada satu hal: salah satu dari mereka akan menjadi Presiden AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini pengakuan untuk Partai Demokrat dan ini pengakuan untuk negeri ini bahwa kami punya kesempatan untuk membuat sejarah, karena saya pikir salah satu dari kami akan menjadi presiden AS berikutnya," kata Obama yang duduk di sebelah Hillary.
"Dan saya juga ingin menekankan bahwa saya berteman dengan Hillary Clinton sebelum kami memulai kampanye ini. Saya akan tetap berteman dengan Hillary Clinton setelah kampanye ini berakhir," imbuh Senator Illinois itu.
Hillary mengeluarkan pernyataan senada. Dikatakan Senator New York itu, meski dirinya dan Obama mungkin punya perbedaan soal isu kesehatan dan pemulihan ekonomi, namun mereka disatukan oleh hal yang jauh lebih besar: keinginan bersama untuk mengeluarkan orang Republik dari Gedung Putih.
(ita/sss)











































