Padahal Hillary yang menjadi Senator New York itu yakin akan mendapat banyak dukungan di negara bagian itu.
Menurut New York Post, Obama yang merupakan senator Illinois itu "mencerminkan awal yang segar". Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (1/2/2008).
"Kami mengimbau para pemilih untuk memilih Obama, seorang kandidat yang memang belum teruji, namun lebih disukai daripada senator dari New York itu," demikian pernyataan surat kabar tersebut menyinggung Hillary.
Media tersebut menulis, mereka tidak menginginkan terulangnya kembali era Presiden Bill Clinton yang penuh skandal. Menurut koran yang dimiliki Rupert Murdoch tersebut, kepemimpinan Hillary tidak akan banyak berbeda dari kepemimpinan suaminya.
Meski New York Post mengaku menyimpan sejumlah keraguan akan kepemimpinan Obama, namun yang penting dia bukan bagian dari Clinton. "Dia (Obama) tetap merupakan orang yang sangat pintar, yang punya catatan sebagai seorang konsiliator. Dan lagi, dia bukan tim Clinton. Itu punya arti sangat besar," tulis New York Post .
Meski tidak mendapat dukungan dari media tersebut, Hillary masih bisa tersenyum. Sebab sebelumnya, harian New York Times, yang tak lain merupakan rival New York Post, menyatakan dukungannya untuk Hillary. (ita/sss)











































