"Mereka yang hadir sekarang bakal cawapres semua. Makanya diundang," ujar sumber detikcom di PDIP di sela-sela peringatan hari jadi PDIP tersebut di GOR Sriwijaya, Jl POM IX Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (31/1/2008).
Tokoh nasional yang hadir adalah Ketua Dewan Penasehat Partai Golkar Surya Paloh, Sekjen Golkar Sumarsono, Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsudin, Ketua MK Jimly Asshiddiqie, Mantan menteri Siswono Yudhohusodo, dan mantan KSAD Ryamizard Ryacudu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekjen PDIP Pramono Anung mengatakan, partainya sedang melakukan survei terhadap tokoh nasional. Namun pria berkacamata ini tidak memungkiri para tokoh tersebut bakal diduetkan dengan Megawati. "Kalau orang datang lirak-lirik, kan boleh saja," kilah Pram menjawab pertanyaan wartawan tentang kehadiran para tokoh tersebut.
Pram mengatakan, PDIP akan melakukan rakernas pada Apriil 2008 mendatang. Rakernas tersebut untuk menjaring aspirasi dari DPC se Indonesia mengenai tokoh-tokoh yang pantas dimajukan sebagai cawapres.
Untuk penentuan cawapres, Pram melanjutkan, hal itu akan diputuskan dalam rakernas berikutnya pada November 2008 di Makasar.
Cawapres yang dipasangkan dengan Megawati, menurut dia, adalah yang mampu menambah suara. Sebab PDIP ingin mengulangi kemenangan pada Pemilu 1999. "Target kita seperti suara 1999 dengan 34 persen. Karena itu, kita akan lakukan rakernas kurang lebih seperti konvensi tapi dengan pola PDIP," tandas politisi jebolan ITB ini.
(rmd/bal)











































