FPD: Mega Tari Undur-undur

FPD: Mega Tari Undur-undur

- detikNews
Kamis, 31 Jan 2008 18:13 WIB
Jakarta - Saling balas sindiran. Setelah Mega menyindir pemerintahan SBY-JK bak penari poco-poco. Giliran kubu SBY menyindir Mega menari undur-undur.

"Masih lumayan poco-poco ada majunya, dari pada tari undur-undur, mundur terus," cetus Sekretaris FPD Sutan Bathoegana di DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (31/1/2008).

Menurut Sutan, sebaiknya sebagai sesama tokoh bangsa tidak usah saling menyindir. Para tokoh bangsa sebaiknya saling memberikan masukan konstruktif pada pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak usahlah menyindir-nyindir. Introspeksilah. Kalau dulu baik, kenapa tidak dipilih lagi. Justru calon lain yang jadi presiden," ujar Sutan.

Sutan menambahkan, jika kritik itu untuk mendongkrak popularitas Mega menjelang Pemilu 2009, sebaiknya tidak dengan cara yang kasar. Mega bisa mencoba cara yang elegan dengan menyapa rakyat dan bekerja untuk rakyat

"Kalau tujuannya untuk Pemilu 2009, jangan begini caranya, tapi kerja untuk rakyat," pungkasnya.
(fay/sss)


Berita Terkait