"Itu bukan tari poco-poco," ujar Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng saat dihubungi detikcom, Kamis (31/1/2008).
"Saya senang juga dengan pengandaian Ibu Mega karena Poco-poco tarian asli dari Sulawesi," imbuh Andi yang asal Sulawesi ini.
Komentar Andi menyusul kritik Mega yang menilai pemerintahan SBY-JK maju satu langkah, mundur satu langkah. Maju dua langkah, mundur dua langkah. Tidak pernah beranjak dari tempatnya. Bergoyang hanya untuk menghibur orang lain.
Andi menjelaskan, pemerintah mengantisipasi kemungkinan krisis ekonomi sangat jelas dan serius.
"Begitu ada indikasi resesi di Amerika Serikat yang juga memicu kenaikan harga barang-barang, Presiden langsung mengambil langkah-langkah konkret," ujarnya.
Kemarin, lanjut dia, SBY mengadakan pertemuan dengan para importir dan eksportir bahan kebutuhan pangan yang pokok. Dan hari ini dengan pimpinan BUMN yang tujuannya untuk stabilisasi harga.
"Bahkan besok paket kebijakan ekonomi dalam hal ini sudah selesai dan akan disampaikan oleh beliau, dan itu bukan tari poco-poco," beber pria berkumis ini. (aan/sss)











































