"Kita minta kepada bandara perintis untuk mengajukan alat apa saja yang menjadi proritas untuk meningkatkan keselamatan dan kemananan," kata Dirjen Perhubungan Udara Dephub Budhi Mulyawan Suyitno.
Hal itu dia sampaikan usai penandatanganan MoU tentang keselamatan transportasi antara Indonesia dengan Australia di Dephub, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (31/1/2008).
Budhi menjelaskan, saat ini terdapat 185 bandara di Indonesia yang berada pada tingkat unit pelaksana teknis (UPT). Selain itu, masih ada ratusan bandara perintis di seluruh Indonesia. Sebagian besar di antaranya masih kekurangan fasilitas keamanan dan keselamatan.
"Bandara perintis ada yang landasannya dari tanah liat. Sering tidak punya pagar, alat komunikasi dan navigasi," imbuh Budhi.
Di sisi lain, lanjut Budhi, keberadaan bandara perintis sangat penting pada suatu daerah terpencil. Oleh karena itu, pemerintah mewanti-wanti seluruh operator penerbangan perintis agar ekstra hati-hati dan mengutamakan keselamatan.
"Pemerintah daerah juga kita beritahu untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan di bandara perintis," ujarnya.
(fiq/sss)











































