"BK adalah lembaga internal Dewan yang anggotanya terdiri dari para politisi dengan berbagai kepentingan. Di BK rawan negosiasi, bahkan bisa memperkeruh suasana. Biarkan saja KPK memanggil semua yang terlibat," kata Wakil Ketua FPKS Fahri Hamzah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (31/1/2008).
Menurut Fahri, siapa pun yang terbukti menerima dana haram itu harus mendapatkan sanksi. Dia pun meminta KPK lebih berani membongkar nama-nama lainnya, selain yang sudah disebutkan di media.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fahri pun berharap masyarakat terus mengawasi kinerja BK. Menurut dia, akhir-akhir ini ada kecenderungan partai-partai besar melindungi anggotanya dari perilaku-perilaku menyimpang menjelang Pemilu 2009.
"Masyarakat harus terus mengawasai BK, sebab ada kecenderungan partai-partai besar melindungi anggotanya menjelang Pemilu 2009," pungkasnya.
(fiq/nrl)










































