Puri yang akan disambangi antara lain Puri Satria, Puri Kesiman, dan Puri Pemecutan.
Puri-puri itu akan dikunjungi secara bergantian oleh mantan Presiden PKS Hidayat Nurwahid, Ketua Majelis Syuro KH Hilmi Aminudin, Ketua Dewan Syariah Pusat Dr Surahman, Ketua MPP Suharna, dan Presiden PKS Tifatul Sembiring.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alasan PKS menggelar Mukernas di Bali, karena mereka ingin mengubah image bukan sebagai partai ekslusif tapi sebagai partai yang bisa diterima oleh semua kalangan, suku dan agama.
Bali, menurut ketua panitia lokal Mukernas PKS Mujiono saat dihubungi detikcom, dinilai mempunyai karakter nasionalis yang sangat dominan dibandingkan daerah lain. Terbukti partai nasionalis meraup suara besar di Bali.
"Dengan kunjungan ke puri menjelang Mukernas di Bali kita berharap bsia merangkul putra terbaik Indonesia dari berbagai suku bangsa, agama untuk bergabung dengan PKS," katanya.
Dalam Mukernas, PKS juga akan mengadopsi budaya Bali. Salah satunya peserta akan menggunakan ikat kepala khas Bali, yakni udeng. Selain itu pengamanan Mukernas diserahkan kepada pecalang.
(umi/nrl)










































