Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Komunikasi Publik Bambang Suprijadi Ervan berdasarkan laporan dari PT KA Daop IX Jember dan Daop IV Semarang.
"Di Bangil-Pasuruan pukul 05.35 WIB setelah air banjir mulai surut, rel gogos lebih kurang 500 meter dengan kedalaman 40 centimeter hingga 1 meter," ujar Bambang ketika dihubungi detikcom, Kamis (31/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan di lintas Semarang-Gambringan, imbuh Bambang, tepatnya antara Tegowangu-Brumbung kilometer 21+ 3/5, ada 6 titik air deras dan gogosan sepanjang 2 meter dengan kedalaman 50 centimeter.
"Jalur KA memutar sedikit lewat Gundih-Gambringan, menempuh sekitar 15 kilometer sehingga lintas utara sampai saat ini tidak terganggu," ujar Bambang.
Di jalur rel yang gogos itu, sudah diperiksa dan dikirim kerikil untuk menyangga rel.
(nwk/nrl)











































