Peristiwa ini tidak dapat dilupakan Gunawan, warga kompleks Citra Garden, Kalideres. Dia harus merelakan dua kaca spionnya melayang di tangan begundal kaca spion.
"Saya kaget, karena biasanya mereka beroperasi di siang hari saat macet. Tapi ini di malam hari mereka juga nekat," kata Gunawan, kepada detikcom, Kamis (31/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudah menjadi hal yang umum, para begundal kaca spion ini beraksi di lampu merah. Mereka juga biasa beroperasi di jalan-jalan yang macet.
Sudah tak terhitung berapa korban akibat ulah para pencoleng kaca spion ini. "Kita mau mengejar juga susah. Karena cepat menghilang di antara mobil yang terjebak macet," ujar Zulham, warga Tangerang.
Akibat ulah para pencongkel kaca spion ini, kerap membuat pengendara susah. Mau tidak mau pengendara hanya mengandalkan kaca spion di dalam mobil yang luas pandangannya terbatas.
Β
(mar/nrl)











































