Di hari ketiga, rabu (30/1/2008), konferensi menyelenggarakan Parliamentarian Forum. Sesi ini merupakan pertemuan antara anggota parlemen dari berbagai negara.
Pertemuan yang berlangsung di ruang Nusantara itu itu dihadiri perwakilan anggota parlemen dari Cina, Nigeria, Filipina, Afrika Selatan dan beberapa negara lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Panitia Nasional UNCAC Eddy Pratomo mengatakan, sebenarnya siapapun anggota DPR bisa menjadi delegasi Indonesia dalam sesi tersebut. Ketika dikonfirmasi keberadaan Marcus dan Sidharta yang tidak tampak, Eddy mengaku tidak tahu.
"Saya tidak tahu," ujarnya sambil menggeleng.
Informasi yang beredar di kalangan wartawan yang meliput konferensi, Marcus sudah bolos sejak hari kedua konferensi.
Sidharta ternyata muncul pada sore hari. Sambil marah-marah dia kemudian mencari wartawan yang memberitakan dirinya bolos saat sesi Parliamentarian Forum
Sidharta mengaku sempat masuk ruangan dan keluar lagi. "Saya diare, tadi keluar mau berobat, masa saya mencret di dalam. Saya tidak akan meningggalkan acara seperti ini," ketus Sidharta.
Sidharta menambahkan, setelah berobat, dirinya sempat kembali ke ruangan dan bertemu anggota delegasi Filipina.
Sesi Parliamentarian Forum yang membahas peran serta parlemen dalam upaya mendukung implementasi efektif dari UNCAC menghasilkan beberapa kesepakatan.
Beberapa poin yang disepakati adalah, komitmen parlemen dalam mencegah dan memberantas korupsi. Selain itu meningkatkan kredibilitas parlemen di hadapan publik dengan meningkatkan kode etik, integritas secara institusional dan perorangan.
(bal/ndr)










































