Hujan deras disertai angin yang kencang melanda dua desa ini Rabu (30/1/2008) pukul 14.30 WIB.
Menurut salah satu korban, Umi (70) yang rumahnya hancur rata dengan tanah mengatakan, angin kencang berlangsung selama 20 detik. Saat itu Umi sedang berada di rumahnya. Kemudian tiba-tiba rumah bergetar dan ambruk karena angin yang cukup kencang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angin puting beliung juga menumbangkan beberapa pohon. Jalan yang menghubungkan Desa Pegagan Lor dan Desa Pegagan Kidul pun tertutup akibat pohon tumbang tersebut.
Hingga pukul 17.15 WIB warga sekitar masih berada di luar rumah. Mereka masih takut untuk masuk ke dalam rumah karena tersebar kabar bahwa hujan deras dan angin puting beliung akan kembali datang.
Sejumlah warga saat ini sibuk untuk menyingkirkan beberapa pohon tumbang yang ada di jalan maupun yang menimpa rumah mereka.
Masih belum diketahui berapa orang yang tewas atas kejadian ini. Pemerintah juga belum bisa memperkirakan berapa kerugian akibat angin puting beliung ini.
Kabag Humas Kabupaten Cirebon Wawan dan Camat Kapetakan Harry SM sudah meninjau lokasi kejadian.
"Kita masih melakukan pendataan terhadap rumah yang rusak. Rencananya bantuan akan disalurkan secepatnya," kata Harry. (ziz/ndr)











































