Wakil Ketua DPD Irman Gusman meminta pemerintah untuk serius memerhatikan masalah ini.
Pernyataan ini disampaikan dia terkait kecelakaan pesawat Twin Otter Avia Star jenis ATR 42 yang ditumpangi 4 anggota DPD dalam kunjungan kerja ke Papua pukul 07.00 WIT pagi tadi di landasan bandara distrik Sugava pada Rabu 30 Januari.
"Kejadian ini menjadi suatu catatan negative list. Pengawasan terhadap airline harus semakin diperketat," ujar Irman dalam jumpa pers di Gedung Nusntara III, Komplek DPR, Senayan, Jakarta.
Memang kecelakaan seperti ini, khususnya di Papua sering terjadi. "Panjang landasannya saja hanya 680 meter," kata dia.
Meski tidak ada korban, Irman meminta pemerintah memerhatikan kejadian ini agar ke depan bisa memberi perhatian kepada wilayah-wilayah terpencil yang mengandalkan transportasi melalui udara.
"Kita pernah kehilangan dua anggota DPD yakni Raja Inal Siregar dan Abdul Halim Harahap, ketika kecelakaam pesawat Mandala pada 2005 lalu," pungkas Irman.
(bal/nrl)











































