Sekolah yang beralamat di Jalan Delman Utama I, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan disatroni komplotan maling yang diduga berjumlah 3 orang. Pelaku yang nyaris tidak meninggalkan jejak masuk ruang Tata Usaha yang berada di ujung gedung.
Setelah berhasil membuka pintu ruangan, pelaku kemudian menggotong tiga brankas keluar ruangan lewat pintu. " Saat kami temukan, brankas sudah terbuka, ada pun pintu ruangan telah rusak," kata penjaga sekolah, Ngatino (40) kepada wartawan di halaman sekolah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian saya lapor ke satpam sekolah, Subur, dan dilanjutkan melaporkan ke Polsek," kata penjaga sekolah yang telah menekuni profesinya lebih dari sepuluh tahun.
Tak berapa lama, polisi kemudian melakukan oleh TKP dan memeriksa empat orang untuk dimintai keterangannya. Salah satunya pekerja bangunan. "Kami masih menyelidiki kasus tersebut," kata Kanit Serse Polsek Kebaroran Lama, Iptu Sujarwo kepada wartawan.
Kejadian ini dibenarkan Kepala Tata Usaha, Idawati. Rencananya, uang dalam brankas senilai Rp 34 juta itu akan dibuat untuk dana BOS dan BOP semester 2008. "Kepala sekolah sudah tahu. Selain melaporkan ke polisi, juga telah melaporkan ke Dikdas," ujar dia. (asp/asy)











































