Enam rumah warga yang rusak tersebut semua berada di Gang Setiamanah RT 10 RW 3. Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (30/1/2008) kerusakan setiap rumah berbeda-beda.
Rumah No 56 milik Warsoyo, dinding samping rumah yang jebol panjangnya 4 meter dengan tinggi 2 meter. Sementara rumah milik Suyatno lebih parah lagi, panjang dinding yang jebol mencapai 10 meter dengan tinggi 3 meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rumah saya sudah jebol dua kali. Yang pertama Desember 2007 lalu. Dinding yang jebol sama dengan dinding yang jebol sekarang," ujar Suyatno kepada detikcom di rumahnya..
Dia mengaku hingga saat ini belum ada kabar bantuan untuk perbaikan rumah yang rusak. "Saya bingung, apakah dapat bantuan atau engga. Dulu sih dapat bantuan semen dan batubata," ujarnya yang mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 20 juta.
Sementara itu, bagi warga yang menjadi korban banjir dibangun dapur umum yang dipusatkan di RT 8 RW 3. Menurut penanggung jawab dapur umum, Sudiono (62), setiap harinya untuk makan siang dan malam, dibutuhkan 1800 porsi bagi warga korban banjir. "Kami perkirakan besok siang stock beras dan lainnya habis. Kami berharap masyarakat yang membantu berupa uang agar bisa kami belanjakan," ujarnya yang mengaku sudah mendapatkan bantuan beras dari Dinas Sosial dan beberapa ormas dan partai politik.
(ern/nrl)










































