"Tap MPR No XI/1998 tentang Soeharto masih berlaku. Kalau pemerintah tetap ingin memberikan gelar pahlawan ya referendum saja," kata pengamat politik UI Arbi Sanit pada detikcom, Rabu (30/1/2008).
Arbi menilai referendum akan menjadi media pemutus kontroversi yang paling adil. Karena dengan cara itulah diketahui berapa banyak rakyat yang menginginkan Soeharto mendapat gelar pahlawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pengamat berambut kuncir ini, Jika keputusan Soeharto sebagai pahlawan ditentukan di DPR akan sangat tergantung pada sikap PDIP. Bisa jadi usulan Golkar ini digunakan sebagai alat tawar dengan PDIP yang ingin Tap MPRS No 33/1967 tentang Soekarno dicabut.
"Ini tergantung sikap dari PDIP. Kalau PDIP melunak apalagi untuk bargaining dengan status Soekarno di Tap MPRS bisa lancar," terangnya.
Adakah pengaruh pada popularitas SBY jika memberikan gelar pahlawan bagi Soeharto? "Sebaiknya presiden pura-pura tidak tahu saja. Kalau sampai memberikan gelar pahlawan pada Soeharto dia akan semakin banyak musuh," pungkas Arbi.
(yid/nrl)










































