Dengan mengenakan baju hitam kasual dan rambut dikuncir, dia meminta pembantu-pembantu untuk merapikan kursi. Tangannya menunjuk-nunjuk untuk memberi perintah pada 4 pembantu yang berseragam batik merah maron.
Namun begitu Halimah melihat kamera televisi, ia membuang muka menghindari sorotan kamera. Saat disapa oleh para pemburu berita, Halimah bergegas memasuki rumah.
Menurut beberapa petugas yang tengah menyiapkan catering dan sound system, acara tahlilan dilakukan selepas Isya. Hanya saja, diperkirakan tamu mulai berdatangan usai maghrib.
(Ari/nrl)











































